اعو‍‍ذباالله من الشيطان الرجيم

بسم الله توكلناعلىالله لاحول ولاقوة الابالله

اشهدان لا اله الا الله واشهد ان محمدا رسول الله

MODEL PEREKONOMIAN KERAKYATAN

5 PROGRAM DASAR PEMBANGUNAN KOPERASI

RINGKASAN PIDATO SYAYKH DR. A.S. PANJI GUMILANG

DALAM  RAT KSU DESA KOTA INDONESIA

DI KAMPUS AL ZAYTUN, 21 MARET 2017

 

Keberadaan kopesari di tengah-tengah rakyat  merupakan wadah gerakan ekonommi  rakyat dalam melawan kapitalism dan komunism yang selalu mengeksploitir  kehidupan rakyat lapisan bawah.   Tumbuhnya kesadaran akan ketertindasan dan keinginan untuk bangkit bersama menyadarkan kita semua untuk membangun budaya organisasi menyatukan keinginan dan kekuatan rakyat, kekuatan tanpa batas “People Power”.  Koperasi akan tumbuh menjadi Badan Usaha Terbesar karena keanggotaan koperasi menyangkut anggota yang tidak sedikit  yang tidak terbatas, karenanya koperasi yang dimanage dengan baik akan menjadi raksasa ekonomi, tidak seperti badan usaha lainnya seperti PT yang keanggotaan terbatas.

Oleh karenanya koperasi kita kedepan harus menjadi pemegang capital di Negara kita sendiri, koperasi yang maju mampu menguasai saham-saham BUMN, koperasi yang maju seperti di eropa, di Jerman mampu membiayai proyek-proyek di negaranya, sehingga keuntungannya akan kembali kepada anggotanya yakni rakyatnya sendiri, bukan kepada investor Asing.

Demikian pula dengan KSU Desa Kota Indonesia,  diawal kepengurusan ini kita sudah mampu menjadi Investor di Lembaga kita sendiri ( LKM ) hampir lebih kurang 7 M dengan keuntungan 20% sebagai realisasi bahwa koperasi yang termanage akan menjadi raksasa ekonomi  yang mampu mengembalikan profit kembali ke tangan rakyat.

Tugasa kita selanjutnya adalah mencerdaskan kehidupan rakyat, membangkitkan kesadaran pentingnya berkoperasi, mencerdaskan kualitas SDM anggota sehingga mampu menjadi aktivis-aktivis koperasi di seluruh penjuru negeri.

Gerakan Koperasi sebagai sistem ekonomi, sistem budaya dan sistem yang tumbuh dari budaya merupakan gerakan yang berkelanjutan, oleh karenanya Syayk Al  Zaytun DR. A.S. Panji Gumilang menyampaikan nasehat untuk membuat Program Induk Koperasi Sebagai Cantelan / Guidden / Tempat Bergantung  program-program detail yang akan dilaksanakan, diantaranya :

  1. Pembangunan Idiologi
  2. Pembangunan Kualitas Dan Kuantitas Anggota
  3. Pembangunan Stabilitas Dan Progresifitas Organisasi
  4. Pembangunan Kekokohan Modal Dan Devisa
  5. Pembangunan Ekonomi Dan Demokrasi Ekonomi

Penjelasan Point – point  Yang Disampaikan Penasehat :

  1. Pembangunan Idiologi
  • Idiologi merupakan campuran antara mitos, Ide Dan Khayal
  • Mitos : Hidup bersama, tidak boleh tanpa batas, tanpa unggah-ungguh, tidak nyeruwat, hidup bersama laksana tubuh yang satu
  • Koperasi Di Indonesia masih mengandalkan modal dari BANK, pada akhirnya BANKrut
  • Idiologi Koperasi sangattlah penting
  • Idiologi Negara sedah benar, namun implementasi ekonominya menyimpang
  • Vietnam bisa bangkit karena belajar idiologi koperasi dari indonesia pada tahun 1986, sekarang Indonesia berguru kepada vietnam mengenai kopi, lada, padi, perikanan darat, ini terjadi karenan tidak konsisten dan kehilangan haluan
  • Saatnya koperasi harus punya cantelan, harus punya haluan, Garis-garis Besar Haluan Koperasi ( GBHK ) sebagai tempat bergantung dan tempat untuk sujud. “Kalbunya . Hatinya Tergantung Kepada Masjid”
  • Idiologi Koperasi bergantung kepada Dasar Negara
  • Nanri semua anggota KSU DKI kumpulkan dalam 1 hari
  • Ambil tuntunan Departement Koperasi, tetapi jangan dimuthlakkan
  • Ide-ide besar bangsa : Belum merdeka, sudah membuat lagu kemerdekaan
  • Sudah merdeka, lagu Indonesia Raya dilupakan
  • Dunia terbalik
  • Indonesia itu Tanah Air kita, Tempat Sujud Kita, Tempat Pengabdian Kita, Tanah Yang Mulia, Tanah Yang Suci, Ini Statetement Kita, Keyakinan Kita, Idiologi Kita, Jangan Dibalik balik, Ini Tanah Suci Kita, Tanah Yang Kita Muliakan, SEKALI LAGI JANGAN DIBOLAK BALIK, JIKA BANGSA INI TIDAK INGIN JUNGKIR BALIK
  1. Pembangunan Kualitas Dan Kuantitas Anggota
  • Berangkat dari jumlah anggota kita hari ini 5.123 anggota, ini jumlah yang sangat sangat besar, ini dahulu dikualitaskan baru kuantitas mengikuti
  • Koperasi itu bukan menyumbang seperti JAMMAS, tetapi berkoperasi itu ada proses “to take” dan “to give” , proses memberi dan menerima
  • Lihat kualitas lihatlah hasilnya
  • Dilakukan pengecekan oleh penasehat, siapa yang belum lunas simpanan pokoknya dipersilahkan untuk berdiri, bukan bermaksud mempermalukan tetapi itulah berkoperasi harus ada proses “to take” and “to give” jika kita ingin bangkit ya konsisten, berkualitas, mengerti tugas dan kewajiban kita, jika kita mampu bolak-balik naik pesawat ke koperasi, mengapa simpanan pokoknya tidak dilunasi, ini namanya belum berkualitas, belum ada kesadaran, belum mengerti tugas dan tanggung jawabnya.  Kualitas tumbuh dari kesadaran, kesungguhan, keinginan yang kuat, kerja keras, dan integritas yang tinggi untuk bangkit dari ketertindasan melalui perjuangan berkoperasi.
  • Oleh karenanya, hari ini yang mewakili RAT harus bisa merubah dan mengkualitaskan diri untuk selanjutnya mampu mengkualitaskan anggota yang diwakili di daerahnya masing-masing.
  1. Pembangunan Stabilitas Dan Progresifitas Organisasi
  • Stabilitas = 2×2 =4, 4×4=8, dst. Ini namanya stabil
  • Progresifitas = ( 2×2)+(5-3):3, dst. Ini namanya progresif
  • Progresif bermakna bergerak terus pikirannya, tidak berhenti, kreatif, inovatif, simultan, pandai mengalikan, pandai menambahkan, pandai mengurangi, pandai membagi dalam berorganisasi
  • Organisasi adalah batang tubuh, kontruksi badan
  • Koperasi kita bukan koperasi berkembang tetapi harus menjadi koperasi yang maju
  • Berkembang itu seperti ; Roti ditaruh di air terus mengembang
  • Maju itu seperti : Katak ditaruh di air, tidak pernah mundur, loncat maju, loncat kanan, loncat kiri
  • Maju dalam berorganisasi itu tidak liar, ada yang mengetuai, yang ditunjuk anggota dengan cara tertentu
  • Ketua ada staff yakni departement-departement
  • Departement-departement ada yang mengetuai
  • Berorganisasi harus stabil, ada prosedur, ada budaya berorganisasi, ada tata cara berorganisasi, agar terjadi stabilitas berorganisasi, tidak cukup pandai dan pintar, tidak ada lonjak melonjak ( ora duwe dugo ), tidak boleh melampiaskan emosi. Berhenti menjadi pengurus akan lebih baik dari pada ngacak-acak
  1. Pembangunan Kekokohan Modal Dan Devisa
  • Modal sangat penting dalam berorganisasi
  • Pemimpin yang berani, berani berhutang berani membayar
  • Modal dikembangkan untuk menambah devisa
  • Modal Semakin Kokoh, Devisa Semakin Besar
  • Hutang bukan untuk membayar pegawai, Hutang untuk gerakan ekonomi
  1. Pembangunan Ekonomi Dan Demokrasi Ekonomi
  • Ekonomi apapun namanya, mau ekonomi kapitalis, ekonomi sosialis, ekonomi syariah ( ini namanya saja ), hakekatnya bagaimana koperasi mampu memberikan manfaat kepada umat, yang penting bisa mensejahterakan.
  • Hari ini Syariah / Non Syariah itu Setali, Ujungnya Keuntungan.
  • Agar tidak riba, harus ada tawar menawar, suka sama suka, untung sama untung (antaradin
  • Dalam demokrasi ekonomi, jangan terjadi korupsi “TIDAK KORUPSI” bermakna “AKTIF”
  • Korupsi itu “Silent Operation” jadi tidak bisa diberantas, tetapi HARUS DICEGAH
  • Istilah SHU (Sisa Hasil Usaha) ganti dengan bahasa yang lebih baik LHU (Lebihan Hasil usaha)
  • Biaya jangan diambil dari LHU ( Lebihan Hasil Usaha )
  • Untuk gerakan organisasi / gerakan pengurus diambil dari donasi
  • LHU Dikembalikan kepada anggota

Klik, Download Formulir, Isi Dengan Benar Dan Daftar Segera di link di bawah ini :

FORMULIR PENDAFTARAN KOPERASI DESA KOTA INDONESIA

هدا والله يرعنا ويحفظنا والحمد لله ربّ العلمين

Spread The Love For All People
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *