MENJAWAB TANTANGAN TAHUN 2040

Berdasarkan peringkat dunia prediksi krisis air tahun 2040, yang dirilis oleh World Resources Institute (WRI) pada bulan Agustus 2015, terlihat peringkat 10 besar negara-negara yang akan mengalami krisis air serius didominasi oleh negara-negara kawasan Arab, selain dari Singapore.

Krisis air di kawasan teluk dikarenakan iklim yang cenderung panas ekstrim, terkadang di beberapa tempat bisa mencapai 50 derajat Celcius, atau lebih. Terbatasnya sumber daya air tawar, dan diperparah lagi dengan konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan ranking tersebut, Indonesia mendapatkan peringkat 51 di dunia, dengan tingkat krisis level resiko tinggi (High 40-80% possibility). Sedangkan peringkat yang sangat tinggi dengan skor 5 (kemungkinan > 80%) adalah Bahrain, Kuwait, Quatar, San Marino, Singapore, Persatuan Emirat Arab, dan Palestina.

Menjawab tantangan tersebut, Syaykh Al-Zaytun, DR. Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang, memiliki ide besar yang diwujudkan dalam bentuk pembangunan proyek Taman Puspa Kencana dan Danau Tirta Kencana (PUSTIR) di lahan Al-Zaytun.

Pembuatan danau yang diberi nama Tirta Kencana (yang bermakna Air Emas) sebagai tempat penampungan air, dengan lebar 100 M, panjang 1.000 M, kedalaman 10 M, merupakan wujud dari statemen Syaykh Al-Zaytun “Siapa Punya Air, Punya Emas”. Dan proyek ini terus progresif dari hari ke hari.

Artikel Ditulis Oleh : Latief WeHa 
Disarikan dari Dzikir Jum’at Syaykh Al-Zaytun 
02 Feb 2018

Foto Dokumentasi :

Form Pendaftaran Anggota Koperasi Serba Usaha Desa Kota Indonesia : 

Spread The Love For All People
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *